Article
Posted: 2010-03-17
Mual dan muntah di awal kehamilan kadang kala dialami oleh sebagian ibu hamil, namun ada juga yang tidak mengalami hal-hal tersebut. Namun walaupun begitu jangan pernah menolak makanan bergizi sepanjang kehamilan. Semua itu demi kesehatan ibu sendiri dan janin dalam kandungan. Agar lebih yakin kenali 'sahabat' anda di masa kehamilan ini, yaitu asam folat, zat besi dan kalsium.
Asam Folat : Cegah Kelainan Cacat Bawaan
Asam folat adalah kelompok vitamin B9 yang berguna untuk perkembangan sistem syaraf dan sel darah. Kebutuhan asam folat selama hamil adalah 800mg per hari, terutama pada 12 minggu pertama kehamilan. Jangan anggap remeh asam folat ini, karena bila kekurangan dapat mengganggu pembentukan otak yang berakibat pada cacat bawaan pada susunan syarat pusat maupun otak janin. Asam folaat sangat dibutuhkan pada trimester pertama untuk menghindari resiko cacat tabung saraf (neural tube defects) seperti spina bifida (tulang belakang tidak menutup sempurna) pada janin.
Tapi jangan khawatir karena asam folat ini sangat mudah didapat. sumber asam folat bisa diperoleh antara lain dari sayuran berwarna hijau (brokoli, bayam), kacang-kacangan (kacang polong, biji gandum, hazelnut, kenari), lobak, kentang, ikan salmon, stroberi,jeruk, pisang dan tomat.
Zat Besi : Cegah Anemia
Selain asam folat, kebutuhan akan zat besi juga sangat penting. Pasalnya, janin mengambil sejumlah zat besi dari tubuh sang ibu untuk tumbuh kembangnya, sehingga kebutuhan akan zat besi meningkat selama kehamilan. Selain itu juga membantu ibu agar terhindar dari anemia. Kehilangan zat besi selama kehamilan biasanya menurun karena ibu hamil tidak mengalami menstruasi sehingga bisa menyerap zat besi dari usus dengan lebih baik.Asupan zat besi untuk ibu hamil adalah 22 - 36 mg (10 - 20 mg lebih tinggi daripada wanita tidak hamil).
Walau begitu ibu hamil cenderung terkena anemia pada trimester ketiga karena janin menimbun cadangan zat besi untuk dirinya sebagai persediaan bulan pertama setelah lahir. Untuk itu disarankan supaya mengkonsumsi makanan kaya zat besi setiap hari seperti daging merah, ikan, telur, sereal, bayam dan lain-lain. Jangan lupa untuk mengkonsumsi vitamin C, karena vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi dalam usus. Yang patut dihindari adalah teh dan kopi karena dapat mengurangi penyerapan zat besi jika dikonsumsi dalam kurun waktu kurang dari 2 jam setelah makan makanan kaya zat besi.
Kalsium : Cegah Tulang Keropos
Kalsium digunakan untuk pembentukan persendian, tulang & gigi janin. Kebutuhan kalsium untuk ibu hamil sekitar 1.100 mg (300 mg lebih tinggi dari wanita tidak hamil). Selama trimester ketiga janin mengambil sejumlah kalsium dari sang ibu guna membentuk dan memperkuat tulang-tulangnya. Sehingga jika ibu tidak meningkatkan asupan kalisum pada masa pembentukan tulang maka akibatnya si ibu bisa keropos tulang atau osteoporosis. Produk yang banyak mengandung kalsium adalah susu, keju dan yogurt. Tapi pastikan bahwa produk susu yang ibu minum adalah yang sudah disterilisasi.


